Dewandharu


Thursday, October 30, 2014

Belajar Akuntansi Biaya Bab Standart Costing



Pengertian
Standart cost merupakan harga pokok yang ditentukan dimuka, yang merupakan jumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk membuat satu satuan produk.

Jenis-jenis Standart
  • Standart Teoristis : Standart yang paling efisien yang dapat dicapai oleh perusahaan
  • Standart Rata-rata biaya waktu yang lalu : harga pokok Standart ditentukan dengan cara menghitung rata-rata biaya periode yang lampau.
  • Standart normal : taksiran biaya dimasa yang akan datang dibawah asumsi keadaan ekonomi dan kegiatan yang normal. Standart jenis ini banyak digunakan dan merupakan kriteria yang paling baik untuk menilai kegiatan perusahaan.
Manfaat Harga Pokok standart
  • Merupakan alat penting untuk menilai pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Sebagai dasar perhitungan penyimpangan biaya, sehingga dapat memberikan pedoman kepada pihak managemen untuk mengurangi biaya.
  • Biaya standart bergunak bagi managemen dalam pembuatan rencana.

Metode pencatatan Harga Pokok Standart
1.     Metode Partial Plan
Disebut juga metode rancangan berat sebelah/ rancangan persial, memiliki ketentuan yaitu :
  • Jika ada produk dalam proses awal maka produk tersebut dimasukkan kembali ke rekening barang dalam proses sebesar standartnya.
  • Biaya pada periode tersebut dimasukkan ke rekening barang dalam proses sebesar biaya sesungguhnya.
  • Adanya produk selesai dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produks selesai sebesae standartnya.
  • Adanya produk dalam proses akhir periode dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk dalam proses sebesar standartnya
  • Selisih biaya harus dihitung dan dianalisis pada akhir periode dari perbedaan sebeah debet dan sebelah kredit rekening barang dalam proses.
2.     Metode Single Plan
Disebut juga metode rancangan tunggal, memiliki ketentuan
  • Jika ada produk dalam proses awal maka produk tersebut dimasukkan kembali ke rekening barang dalam proses sebesar standarnya.
  • Biaya pada periode tersebut dimasukkan ke rekening barang dalam proses sebesar standart sehingga selisih biaya harus dihitung dan dianalisis terlebih dahulu.
  • Adanya produk selesai dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk selesai sebesar standartnya.
  • Adanya produk dalam proses akhir periode dipindahkan dari rekening barang dalam proses ke rekening persediaan produk dalam proses sebesar standartnya 
Menentukan Varian Biaya Produksi Standart
  1. Varian/ selisih Biaya Bahan Baku
  2. Varian/ selisihb Biaya Tenaga Kerja Langsung
  3. Varian/ selisih biaya overhead pabrik
  4. VARIANS/SELISIH BIAYA OVERHEAD PABRIK
Biaya Bahan Baku Standart
Biaya bahan baku standar adalah biaya bahan baku yang seharusnya terjadi dalam pengelolaan produk. Biaya bahan baku standar terdiri dari : Harga bahan baku standar dan kuantitas bahan baku standar
Harga Bahan Baku Standar
Harga bahan baku per unit yang seharusnya terjadi dalam pembelian bahan baku.
Kuantitas Bahan Baku Standar
Kuantitas bahan baku yang seharusnya dipakai dalam pengelolaan satu satuan produk tertentu.

 Varian atau selisih bahan baku, terdiri dari
-          Selisih harga/ biaya bahan baku (material price variance)
o    Selisih harga bahan baku
§  Selisih harga saat dibeli,
Rumus :   (harga aktual – harga standart) x kuantitas dibeli
Selisih harga bahan baku saat dibeli : selisih biaya yang timbul karena bagian pembelian telah membali bahan baku dengan harga yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan harga standarnya.
§  Selisih harga saat dipakai
Rumus :   (harga aktual – harga standart) x kuantitas dipakai
Selisih harga bahan baku saat dipakai : selisih biaya yang timbul karena bagian produksi telah menggunakan dengan kuantitas bahan baku yang dibeli oleh bagian pembelian dengan harga yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan harga standarnya.

ü  Jika harga sesungguhnya/ harga aktual > harga standart maka selisih tidak menguntungkan (TM) atau unfavorable (UF)
ü   Jika harga sesungguhnya/ harga aktual < harga standart maka selisih menguntungkan (M) atau favorable (F)

o    Selisih kuantitas bahan baku (material quantity variance)
Rumus :   (kuantitas aktual dipakai – kuantitas standart) x harga standart)
Selisih kuantitas bahan baku : selisih biaya yang timbul karena bagian produksi telah menggunakan bahan baku dengan kuantitas yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan kuantitas standarnya.

ü  Jika kuantitas sesungguhnya/ kuantitas aktual > kuantitas standart maka selisih tidak menguntungkan (TM) atau unfavorable (UF)
ü  Jika kuantitas sesungguhnya/ kuantitas aktual < kuantitas standart maka selisih menguntungkan (M) atau favorable (F)

Latihan Soal
Diketahui jumalah unit produksi 10.000 unit
Untuk memproduksi 1 unit membutuhkan 4 kg bahan baku
Bahan baku yang digunakan 39.000 kg
Bahan baku yang dibeli 50.000 kg
Harga standart bahan baku Rp 2.000
Harga sesungguhnya bahan baku Rp 2.100
Diminta : hitunglah selisih harga bahan baku saat dibeli dan saat dipakai serta selisih kuantitas bahan baku.
a.     Harga bahan baku saat dibeli = 2.100 – 2.000 x 50.000 = 5.000.000 (UF)
b.     Harga bahan baku saat dipakai = 2.100 – 2.000 x 39.000 = 3.900.000 (UF)
c.      Selisih kuantitas bahan baku  = [39.000 – (10.000x4)] x 2.000
= [39.000 – 40.000] x 2.000
= 1.000 x 2.000 = 2.000.000 (F)
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com